TITISAN CAHAYA SURGA

No Comments
Kamu Siapa?
Nurfajri (Justice 15) 
Sosok yang menggiringku dalam dimensi lain
Menghempaskan permadani kebahagiaan
Kepadamu sang pejuang hidup
Dengan darah, keringat dan tangis
Terngiang jelas dan keras
Erangan pilu dibalik setitik harapan
                        Duhai sang penyejuk kalbu
Aku tahu bola matamu
Aku tahu guratan  kecewa
Yang bersembunyi dibalik senyuman beku
Entah itu seribu, dua ribu bahkan tiga ribu
Kata maafpun belum mampu
Terganti sampai titik penghabisan darah
                        Ya, itu kamu Ibu
                        Aku kehilangan oksigen
                        Sesak dalam gelap
                        Merintih dalam sendu
                        Memandangi goresan luka, duka , dan murkan  kami
            Hey, berhenti membentaknya
            Pantaskah seorang anak memaki
Menginjak-nginjak hati dan perasaan ibunya?
Hentikan ! Ia hanya menyapamu dengan hangat
Sembari menebar senyum yang bernanah
            Aku  tergelincir dalam lamunan hening
            Bayangkanlah
            Renungkanlah kawan
            Saat wajah  ibumu  yang  terlelap
            Dibalik bantal kumalnya
                        Betapa raut wajahnya yang begitu pucat
Begitu kelelahan
Seketika direnggutnya oleh Israil
Ya Allah
Sunting ibu jadi pewaring Surgamu
Sunting Ya Allah
Jadikanlah ia
Titisan Cahaya Surgamu


*Tulisan ini dibuat sebagai salah satu syarat mengikuti Training Literasi HMJ PPKn FIS UNM tanggal 14 November 2015. Yang dibuat oleh Nurfajri, Mahasiswa Jurusan PPKn FIS UNM angkatan 2015 (Justice 015)

back to top